|
KRITERIA UNIK NATURAL.




|
1. |
Untuk Kriteria ini tanaman memiliki bentuk (form) yang menarik , unik , kompak , melilit , melengkung diantara akar atau perpaduannya seadanya sejak dari bakalan. Kriteria ini merupakan kriteria yang paling alami. Bagaimana bentuk akar tersebut , itulah yang ditampilkan. Formnya tidak harus seperti kerucut , dapat berbagai macam bentuk. |
| 2. |
Pada banyak kasus , kriteria ini dipilih , karena bakalan bonggol tersebut tadinya diperuntukkan dengan gaya krep. tetapi setelah observasi ditemukan ada satu kekurangan misalnya akar bocor , akar rusak , cacat , dll sehingga harus turun kasta menjadi gaya natural ini.
Pada kasus lain , kriteria ini juga hampir menyerempet semua kriteria yang ada , baik kriteria menyerupai obyek yang ternyata tidak mirip , meskipun sudah dimirip-miripkan , atau kriteria yang lain. sehingga untuk kriteria ini hampir meliputi 60% bonggol adenium yang menjadi koleksi hobbiest
|
| 3. |
Secara umum akar haruslah dalam keadaan mulus , bebas penyakit , tidak ada bekas luka akibat busuk yang terlihat dengan jelas. berbentuk silindris mulus , melingkar tidak patah secara drastis. |
| 4. |
Kemampuan mendisplay letak adenium dalam pot untuk menonjolkan keunikan , serta upaya menutupi kekurangan akibat cacat akar sangat dinilai tinggi. Posisi tanam juga sangat bebas , tidak harus tegak lurus , tetapi dapat agak miring kekiri , miring kekanan ataupun terbalik sekalipun.
Kemampuan dan kejelian untuk mencari dan mensimulasikan tata letak potensi bonggol untuk menonjolkan kelebihan yang dimiliki , misalnya ada satu bagian akar yang sangat besar dan menonjol , atau ada akar dengan bentuk belitan yang unik , sekaligus menutupi kekurangan-kekurangan yang ada. Karena seringkali untuk posisi tanam yang mampu menonjolkan kelebihan tadi , sekaligus kelemahan bagian yang cacat justru ikut terekspose. Mau tidak mau terpaksa dicari konsensus untuk pertama menutupi pandangan utama dari bagian yang cacat , dengan mengorbankan sedikit view terbaik dari potensi keunikan bonggol.
Pengaturan letak penanaman pada bagian natural lah yang memiliki tingkat kesulitan tertinggi , karena seringkali menyebabkan frustasi. Kemampuan kita untuk menekan ego yang ingin menampilkan bagian terbaik mendapat tantangan disini. Tetapi hasilnya sangatlah memuaskan , dimana kita mendapatkan pelajaran terpenting dalam hidup bahwa semua diberikan kelebihan dan kekurangan. Kemampuan menyeimbangkannya meskipun tidak yang terbaik tetap saja membawa kepuasan dan kebahagiaan. Untuk itu penghargaan dari segi harga pada kriteria natural kerap melampaui harga koleksi dengan gaya krep karena keunikannya. |
| 5 |
Pengaturan batang dan percabangan hendaknya disesuaikan dengan bonggol yang ada. karena pada kriteria ini umumnya banyak memiliki kekurangan , maka perpaduan percabangan yang kompak dan bunga yang lebat dapat memberikan nilai plus koleksi kita yang satu ini. Percabangan juga kerap tumbuh dari bagian-bagian samping bonggol. Prunning hanya dilakukan jika percabangan yang tumbuh tidak dikehendaki karena menghalangi pose bonggol atau menyebabkan tampilan tidak baik.
Arah pertumbuhan percabangan juga bebas semau gue. tidak ada aturan baku. ada yang menggunakan gaya sapu terbalik , gaya kipas , layar terkembang , dan lain-lain. |
| |
6 |
Kriteria penilaian pada penampilan keseluruhan keserasian. penggunaan pot yang tidak umum dan unik biasa dijumpai. |
Seni menanam dan menata bonggol adenium ( BONGGI )
|
|
Saran dan kritik terhadap situs ini sangat diharapkan agar situs ini dapat dikembangkan menjadi lebih baik di masa mendatang. Terima kasih
|
|
|